Minggu, 15 Mei 2011

Strategenius-Strategi Jenius untuk Menjadi Superstar Pemasaran Oleh: Ratri Dwi Putriana


Judul Buku : Strategenius
Pengarang : Jeffrey J.Fox
Penerbit : Daras Books
Tahun Terbit : 2007
Tebal Buku : 316 halaman
Dimensi : 12x17.8 cm
ISBN : 979-1208-00-0

Jeffrey J.Fox adalah seorang mahaguru bisnis dan marketing terkemuka. Ia diberi penghargaan sebagai “Outstanding Marketer” oleh National Industrial Distributors Association dan majalah Sales and Marketing Management, juga penghargaan sebagai “Marketer of The Year” dari Connecticut American Marketing Association. Ia telah banyak mensukseskan berbagai perusahaan.
Buku berjudul “Strategenius” karya Jeffrey J.Fox ini sangat menarik dan praktis untuk dijadikan referensi bacaan, terutama bagi Anda yang ingin mengetahui strategi pemasaran secara efektif. Buku ini mengulas mengenai strategi jitu untuk memasarkan produk. Tujuan dari strategi pemasaran tersebut antara lain untuk meningkatkan penjualan, memaksimalkan profit, menyingkirkan pesaing, memukau pelanggan, serta menjadi pemimpin pasar.
Ada dua poin penting yang dapat Anda cermati dari isi buku ini. Pertama, strategi yang harus diterapkan oleh suatu perusahaan pemasaran apabila ingin sukses adalah merekrut orang-orang yang benar-benar menghargai konsumen. Oleh karena itu, mereka berinvestasi pada pelatihan yang berkelanjutan, yang menjangkau setiap aspek perusahaan mereka, tidak peduli sekecil apa pun. Hasilnya adalah orang-orang perusahaan yang bersedia dan mampu melakukan hal-hal yang tidak akan, tidak selalu, tidak bisa, atau tidak diperbolehkan untuk dilakukan oleh karyawan perusahaan lain.
Yang kedua, superstar pemasaran adalah penjaga merek. Anda adalah penjaga citra, nilai, janji, dan masa depan merek. Anda harus mencintai merek tersebut dan menghidupkannya. Ada perbedaan antara mencintai dan mengelola merek. Mencintai merek berarti menghidupkan merek tersebut ,menjadikan merek itu bagian dari diri Anda. Mencintai dan menghidupkan merek mengarah kepada sukses jangkapanjang. Mengelola merek adalah memikirkan, mengatur, dan menjaga, yang mengarah kepada keadaan sementara.
Memiliki buku ini sebagai bahan pegangan adalah pilihan yang tepat. Bentuknya yang mungil menjadikan buku ini praktis dibawa kemana pun Anda pergi. Ide-ide unik di dalamnya akan membuka wawasan Anda memandang suatu permasalahan dari sudut pandang yang berbeda. Poin utama dari setiap tema juga disajikan pada akhir masing-masing bab sehingga memudahkan Anda memahami isi materi. Ilustrasi dari berbagai pengalaman sukses yang berawal dari strategi pemasaran yang tepat akan memotivasi semangat Anda untuk terus berinovasi. Namun, sesempurna apa pun suatu karya pasti ada kekurangannya. Penulis perlu menyertakan konsep-konsep dasar dari teori ekonomi untuk mendukung argumennya agar pembaca paham mengenai kesesuaian antara konsep dasar dan terapannya.

Senin, 25 April 2011

The Meaning of Love

By: Ratri Dwiputriana

Love ain’t like what you see,
It ain’t like what you hear,
But it’s what you feel,
Deep… deep… it’s so deep…,
Inside of your heart,
Love is what you give,
You never ask it back,
Love doesn’t make you blind,
It will shows you the way,
The way toward happiness,
Love is something universal,
Makes you smile,
Keeps your passion

ANGEL WINGS ON YOU

By: Ratri Dwiputriana

It feels like just a few minutes ago we talked
Your joke, your laughter, it feels so real
I even haven’t met you yet
But you have made me happy
Sometimes you make everyone getting crazy with your caprice
But do you know what?
That’s what make us missing you
Tomodachi,
If i can stop the time
I will spend my last time with you
Do anything crazy with you, if that can makes everything to be better
My tomodachi,
Why don’t you let us to be with you anymore?
You’re still so young to leave us
Do you remember about your big dream?
You even don’t realize it yet
Why is the time running so fast?
Until I can’t chase you, hold you
Tomodachi, I hope you will

be happy in your new place now
God will always save you with Its mercy
Look, angel wings on you takes you fly to heaven
Bring our memory of you to keep alive

Rabu, 20 April 2011

Negeriku Negeri Mafia




Oleh: Ratri Dwiputriana

Dulu negeriku dikenal dengan kearifan budayanya
Senyum sapa ramah ciri khas pribadinya
Kebijaksanaan milik rakyat maupun penguasa
Tetap tegar ditengah gempuran sang adidaya
Itu dulu…………..
Kini, budi pekerti luhur semakin luntur
Kepentingan rakyat seakan digusur
Penguasa tak lagi mau jujur
Mereka bilang, biar saja negeri ini hancur
Uang telah menjadi dewa
Yang halal jadi haram, haram pun dihalalkan
Intelektualitas dijadikan senjata
Korupsi, kolusi, nepotisme menjadi hal yang biasa
Penjahat kerah putih merajalela
Tak dapat mangsa, nyawalah taruhannya
Sekarang, tak ada kenyamanan di negeriku ini
Sang pengayom tak lagi mau mengayomi rakyatnya
Sang pengadil melepaskan tikus-tikus pemangsa
Hukum hanyalah hiasan pelengkap
Untuk melegalkan tindakan para mafia

Bank Dunia: Indonesia Negara Paling Rumit

Bank Dunia: Indonesia Negara Paling Rumit



Oleh: Ratri Dwi Putriana

Dibanding negara yang masuk kelompok BRIC yakni Brasil, Rusia, India, dan China, Indonesia oleh Bank Dunia dinilai sebagai negara yang paling rumit.Ukuran kerumitan itu bisa dilihat dari hasil survei yang dipublikasikan Bank Dunia yang menyebutkan birokrasi di Indonesia berada pada skala 16,2, dibanding negara-negara BRIC dengan rata-rata tingkat birokrasi 13,7. Laporan itu, menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk, Mirza Adhityaswara, dimuat dalam ‘Doing Business Report 2010′.Tak hanya peringkat birokrasi yang rumit, efisiensi dari struktur pemerintahan juga dinilai kurang.
Dalam hal korupsi, Indonesia dan BRIC juga dibandingkan. Hasilnya, Indonesia adalah negara yang angka korupsinya masih tinggi, yakni 16.Sedangkan angka korupsi rata-rata negara BRIC hanya 11,9. “Indonesia sedikit bagus dalam hal kestabilan politik,” kata Mirza di kantor pusat Bank Mandiri, Jakarta, Rabu 27 Oktober 2010. Oleh Bank Dunia, level politik Indonesia diberi nilai 6, sedangkan negara-negara BRIC 6,79.
Selain masalah korupsi dan efektivitas di pemerintahan, menurut dia, akses ke industri keuangan juga masih rendah.Demikian pula untuk masalah infrastruktur yang masih minim.“Janganlah dibandingkan BRIC, sama Malaysia saja sudahjauh,” katanya.Data Bank Dunia membandingkan posisi Indonesia terhadap negara-negara BRIC hanya setara dengan India.Pada pengguna internet misalnya, dari 100 populasi di Indonesia hanya meng-cover 8,7 persen, sedangkan India 5,1 persen. Ini jauh berbeda dibanding Brasil yang sudah 38,7persen, Rusia 42 persen, dan China 28,5 persen. Untuk konsumsi listrik (kWh per kapita), posisi Indonesia juga hanya menang atas India.Konsumsi listrik masyarakat Indonesia adalah 566 kWh per kapita, sedangkan India 542 kWh per kapita.Rusia terkait konsumsi listrik itu menempati posisi tertinggi yakni 6.317 kWh per kapita, sedangkan China di urutan kedua dengan 2.332 kWh per kapita, danBrasil 2.171 kWh per kapita.Demikian pula untukpenggunakomputer (PC).Menurut versi Bank Dunia, pengguna komputer di Indonesia hanya dua persen per 100 populasi, sedangkan India 3,2persen per 100 populasi. Brasil menempati posisi teratas dengan persentase 29,2persen, Rusia 13,3 persen, dan China 5,6 persen. Namun, untuk pengguna telepon genggam, posisi Indonesia saat ini berada di urutan ketiga dari lima negara lain. Per 100 populasi, pengguna telepon genggam Indonesia mencapai 69,2persen. Tertinggi pertama adalah Rusia yang mencapai 163,6 persen. Brasil, China, dan India masing-masing dengan porsi pengguna telepon genggam sebesar 89,8persen, 55,5 persen, dan 43,8 persen.

Sabtu, 26 Maret 2011

UII TOWARD WORLD CLASS UNIVERSITY

<a href="http://www.slidefinder.net/p/potensi_universitas_islam_indonesia_menuju/15022555" class="slidefinder">Potensi UII dalam WCU.ppt</a>
<script type="text/javascript" src="http://www.slidefinder.net/scripts/embedded.js"></script>